Mengapa kita kedinginan jika sedang demam

Suatu pertanyaan yang sering dijumpai dalam kehidupan yang sebenarnya merupakan kejadian alam yang lumrah. Mengapa hal itu terjadi ? Seringkali jika kita mengalami demam, kita merasakan dingin. Pakai baju dobel, jaket, selimut malah inginnya kasur kita jadikan selimut.
Masih ingatkah kita pernah mempelajari materi IPA di kelas VII tentang Kalor? Ingat tentang perpindahan kalor? Hal ini bisa terjadi karena kalor berpindah dari suhu yang tinggi ke suhu yang rendah.
Perpindahan kalor ada 3 macam yaitu konduksi, konveksi dan radiasi.
Konduksi merupakan perpindahan kalor melalui zat perantara tanpa disertai dengan perpindahan zatnya. Konduksi terjadi pada zat padat.
Konveksi merupakan perpindahan kalor melalui zat perantara yang disertai dengan perpindahan zatnya. Terjadi pada zat cair dan gas. Artinya partikel yang terkena kalor akan ikut berpindah. Penyebabnya adalah perbedaan massa jenis.
Radiasi merupakan perpindahan kalor tanpa melalui zat perantara. Perpindahan kalornya kesegala arah.
Menurut asas Black bahwa Kalor yang diserap jumlahnya sama dengan kalor yang dilepaskan oleh suatu benda.
Jadi kalau teman kita deman lalu kita pegang, maka tangan kita terasa hangat sampai kondisi seimbang suhu diantara keduanya. Perpindahan kalor antara keduanya bagaimana? Termasuk konduksi, radiasi ataukah konveksi? Semakin demam tinggi, semakin merasakan lebih dingin. Ini dapat kita jadikan acuan sementara apakah kita demam atauakah tidak.

307 Pembaca    |    1 Komentator
Share :
Tag : Mengapa kita kedinginan jika sedang demam

Kirim Pesan Anda